Saturday, July 13, 2013

7 Makanan Teraneh Pada Era Abad pertengahan

Masa kerajaan Eropa atau era Victoria rupanya tak hanya menghadirkan kebudayaan mewah ala kerajaan. Namun ternyata juga memberikan sebuah arti berbeda dari masakan resmi kerajaan yang akan membuat bergidik jaman sekarang.

Mengapa bergidik? Karena rupanya makanan yang disajikan di era Victoria itu tak jarang merupakan makanan aneh. Bisa dibilang aneh karena mereka memiliki bahan makanan yang tak terpikirkan.
Hmm, daripada terlalu banyak berpikir, kita intip saja yuk seperti apa saja jenis masakan saat itu! 

1. Makan Domba Sakit 

Broxy adalah nama yang diberikan untuk domba yang sakit dan kemudian siap mati untuk penyakit. Namun rupanya Broxy bahkan dijual umum dengan harga murah yang sering dibeli orang-orang tak mampu. Berminat mencicipi Broxy? Kamu harus siap dengan penyakit menular yang dibawanya seperti mulut kuning, kurap, infeksi, sampai tetanus!


2. Acar Kepala Babi 
 Makanan Paling Aneh
Memasaknya adalah kepala babi direbus selama berjam-jam dengan bagian tumit sapi. Lalu daging kepala babi itu dilumuri garam dan diproses selama beberapa hari. Setelah itu, acar kepala babi ini siap disajikan dengan mustard dan cuka.

3. Ikan Berkerut 
 Makanan Paling Aneh
Sebetulnya yang membuat masakan ini aneh adalah bagaimana metode persiapannya. Koki jaman Victoria meyakini bahwa daging ikan akan dianggap berkualitas jika memiliki kerut seperti luka besar mendalam ketika mereka disayat saat masih hidup. Hmm, apakah kerutan ikan itu yang membuat selera makan bertambah? Tak ada yang tahu sih.

4. Jeli Paha Sapi Muda 
Makanan Paling Aneh 
Dianggap sebagai salah satu masakan menjijikkan, bagaimana cara membuatnya? Gampangnya kamu cari daging bagian paha sapi muda lalu kamu rebus sangat lama. Seakan kurang, campurkan dengan bagian otak sapi muda. Setelah melunak, saring ke dalam cetakan sampai membentuk lembut ala jeli yang bisa juga kamu bekukan sebelum kamu siapkan irisan telur saat mau memakannya.

5. Bebek Tekan 
 Makanan Paling Aneh

Cara memasaknya adalah pertama-tama koki mencekik mati bebek. Kenapa dicekik bukannya dipenggal? Rupanya koki ingin cairan tubuh bebek tetap bertahan. Lalu kemudian bebek ini dipanggang demi menghilangkan beberapa organ tubuh. Setelah itu daging yang tersisa ditekan sedemikian rupa dalam mesin sampai bagian darah keluar layaknya jus. Rupanya darah itu akan disajikan di atas daging bebek yang penyet.


6. Janin Hewan 
 Makanan Paling Aneh

Saat sapi atau domba yang disembelih dalam kondisi mengandung maka otomatis janin yang dikandung akan mati juga. Namun rupanya koki era Victoria memiliki kegemaran memakan janin hewan itu karena rasanya lunak dan dianggap enak. Mau mencoba?

7. Sup Ouchy 
up ini bisa juga disebut sebagai sup limbah. Bagaimana tidak, koki membuatnya dari sisa ikan yang dicampur beberapa peterseli, anggur, dan cuka. Sup yang terbentuk mungkin berwarna hijau dengan aroma yang tidak semua orang suka. Apa kamu mau mencoba?
Readmore..

Bookmark and Share

7 Air Terjun Paling Maut di Dunia

Di luar pemandangannya yang dahsyat, beberapa air terjun di dunia dinilai paling maut karena ketinggiannya. Oleh karena itu, banyak traveler yang haus akan tantangan berdatangan mengunjunginya. Dilihat detikTravel dari situs Wonders World, ini dia hitung mundur 7 air terjun paling maut di dunia:

7. Yosemite Falls, AS
 
Dimulai dari nomor 7, ada Yosemite Falls di Taman Nasional Yosemite, California, Amerika Serikat. Dengan tinggi mencapai 739 meter, air terjun ini menjadi primadona traveler dunia. Uniknya, air terjun ini memiliki beberapa lembah yang memecah jatuhnya air dari atas.

Pada ketinggian 436 meter, ada sebuah lembah berukuran cukup besar. Debit air yang cukup besar dari atas seakan menabrak lembah dan menghasilkan percikan air yang indah. Kemudian, air akan kembali jatuh ke bawah. Selanjutnya, ada juga lembah kecil di ketinggian 205 meter dan 97 meter.

Lembah-lembah tersebut tidak dibuat oleh manusia. Air terjun yang tinggi membuat tekanan air sangat besar, sehingga membuat lubang yang saat ini dikenal dengan nama lembah di Yosemite Falls.

6. Mutarazi Falls, Zimbabwe
 
Siapa sangka, ternyata Zimbabwe juga punya air terjun yang sangat tinggi dan cantik. Namanya Mutarazi Falls, air terjun setinggi 762 meter yang jatuh di Sungai Mtarazi. Ternyata, air terjun ini sudah sering didatangi oleh banyak traveler.

Mereka yang datang biasanya adalah yang suka tantangan. Para wisatawan tersebut biasa melompat bebas berbekal parasut dari puncak air terjun. Berbeda dengan Yosemite Falls yang memiliki lembah, Mutarazi Falls tampak polos tanpa halangan bagi yang mau terjun bebas hingga ke dasarnya.

5. Gocta Cataracts, Peru
 img
Selanjutnya ada Gocta Cataracts di Peru yang punya 2 air terjun sekaligus. Keduanya mengalir dari ketinggian 771 meter menuju Sungai Cocahuayco. Air terjun ini sudah dikenal oleh warga sekitar selama berabad-abad. Tapi kemudian mendadak terkenal karena ilmuwan asal Jerman, Stefan Ziemendorff. Dirinya mengukur ketinggian air terjun dan mempopulerkannya.

Air terjun ini dikenal memiliki debit air yang besar. Saking besarnya, suara deburan airnya sudah terdengar dari radius beberapa kilometer.

4. Air Terjun Mongefossen, Norwegia
 img
Hanya berbeda 2 meter dari Gocta Cataracts, Norwegia punya air terjun bernama Mongefossen dengan ketinggian 773 meter. Air terjun ini terlihat sangat cantik. Banyak juga wisatawan yang terjun bebas dari puncaknya.

Sayangnya, air di Mongefossen saat ini sudah tak sederas dulu. Airnya digunakan sebagian untuk pembangkit listrik tenaga air. Jadi saat musim panas, bisa jadi Mongefossen tak akan mengeluarkan air sedikitpun.

3. Air Terjun Ramnefjellsfossen, Norwegia
 
Berada di posisi ketiga dan masih di Norwegia, ada Ramnefjellsfossen yang memiliki ketinggian 818 meter. Air terjun yang juga dikenal dengan nama Utigardsfossen ini punya debit air yang sangat besar. Semua air tersebut mengisi Danau Lovatnet yang tenang dan indah.

Pada ketinggian sekitar 599 meter, air yang jatuh dari puncaknya 'singgah' terlebih dulu bebatuan yang cukup besar. Setelah itu, air kemudian kembali meluncur bebas menuju danau di bawahnya.

2. Tugela Falls, Afrika Selatan
 
Memiliki ketinggian 948 meter, membuat Tugela Falls dikenal sebagai air terjun tertinggi kedua di dunia. Air terjun ini berada di lereng Pegunungan Dragon yang masih masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Royal Natal.

Selain memiliki ketinggian yang dahsyat, Tugela Falls juga punya dinding yang cantik. Sesekali air terjun akan terpecah karena menghantam dinding batu yang menjorok keluar. Saat sore hari, Tugela Falls terlihat makin cantik. Air terjun ini akan disinari oleh cahaya matahari dan memantulkannya menjadi pelangi yang indah.

1. Angel Falls, Venezuela
 
Di ujung Gunung Auyantepui di Rio Caroni, Taman Nasional Canaima, Venezuela, Amerika Selatan, air terjun ini mengalirkan air dari ketinggian 979 meter. Nama air terjun ini sebenarnya diambil dari nama pilot yang pertama kali terbang untuk mencari tambang emas pada tahun 1963. Pilot bernama James Crawford Angel tersebut kemudian melihat air terjun dan mendaratkan pesawat tidak jauh lokasi. Untuk mengenang penemuannya, maka air terjun tersebu diberi nama Angel Falls.

Saat air sedang banyak-banyaknya terjun dari atas, jangan pernah untuk berdiri persis di bawah air dengan maksud untuk merelaksasikan badan seperti yang bisa Anda lakukan di air terjun lainnya. Jika Anda memaksakan itu, bukan kesegaran yang bisa didapat, tapi malah justru sakit yang bisa Anda rasakan. Hati-hati juga jika berencana untuk terjun bebas dari puncaknya, sebab Angel Falls punya dinding berbatu tajam.
 
 
 
Readmore..

Bookmark and Share

7 Film Dokumenter Seru

Menonton film tidak harus selalu mengikuti tren box office. Film dokumenter pun banyak yang menarik. Kita bahkan bisa lebih mengenal dunia saat melihat film yang bercerita soal kehidupan nyata.

Bahkan ketika film dokumenter dikemas sangat apik, bukan tak mungkin bisa meraih penghargaan bergengsi seperti Festival Film Cannes misalnya.  Dikutip dari femina, ada 8 film dokumenter kelas dunia yang layak tonton.

 


1. Fahrenheit 9/11 (Michael Moore, AS, 2004)
Opini kritis tentang kebijakan ‘War on Terror’ pada masa Presiden Bush dan cara media massa memberitakannya. Film ini memenangkan Palm d'Or, penghargaan tertinggi Festival Film Cannes ke-57 (2004). Jarang sekali ada film dokumenter yang bisa memenangkan penghargaan ini.

2. Born into Brothels (Zana Briski & Ross Kauffman, AS, 2004)
Zana, wanita fotografer Amerika, datang ke lokalisasi pekerja seks komersial di Sonagachi, Kolkata, India. Ia mengajari mereka  memotret dan menyusun film ini dari banyak potongan kehidupan sehari-hari para penghuni lokalisasi.

3. March of the Penguins (Luc Jacquet, Prancis, 2005)
Pengamatan selama setahun tentang migrasi kelompok penguin di Antartika, dengan narasi para aktor terkenal. Film ini membuka diskusi yang luas tentang konsep keluarga di masa modern.

4. An Inconvenient Truth (Davis Guggenheim, AS, 2006)
Film dokumenter terlaris di AS ini mendokumentasikan kampanye pendidikan lingkungan oleh mantan Wakil Presiden AS, Al Gore, tentang pemanasan global.

5. Dixie Chicks: Shut Up and Sing (Barbara Kopple & Cecelia Peck, AS, 2006)
Cerita personal tentang kelompok band wanita, Dixie Chicks, yang banyak mendapat masalah di negeri sendiri karena selama di London aktif mengkritik kebijakan perang Presiden Bush di depan publik.

6. Earth (Alastair Fothergill & Mark Linfield, Inggris/Jerman/AS/Jepang , 2007)
Film ini mendokumentasikan perjalanan mengunjungi keragaman habitat hewan liar   di berbagai penjuru dunia.

7. Pertaruhan (Jacques Perrin & Jacques Cluzaud, Indonesia, 2008)
Empat film dokumenter pendek tentang kontroversi seputar tubuh wanita di Indonesia.


Readmore..

Bookmark and Share

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...